Pages

  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • RSS Feed

Tuesday, July 15, 2014

Berbeda antara zaman sebelum dan zaman sesudah ditemukannya mesin cuci. Saat ditemukannya mesin cuci, mencuci pun menjadi lebih enak dan lebih nikmat. Karena kita tidak perlu bersusah payah menguras tenaga kita untuk menggosok-gosok pakaian kita. Mencuci pakaian dengan tangan pun menjadi kegiatan tersendiri bagi yang tidak menggunakan mesin cuci. Bagi yang sudah terbiasa, terkadang menjadi hal yang mengasyikkan. Dan bila tidak mencuci dengan menggunakan tangan, rasanya seperti ada yang kurang.

Mencuci dengan tangan
Pada tulisan kali ini, saya akan berbagi pengetahuan sedikit mengenai mencuci pakaian dengan tangan. Langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut:

  1. Siapkan sebuah wadah yang cukup besar (disesuaikan juga dengan jumlah pakaian yang hendak dicuci). Anda dapat menggunakan ember atau baskom/panci plastik ataupun bak/jolang plastik.
  2. Masukkan air ke dalam wadah yang telah disiapkan tersebut kira-kira tiga perempatnya.
  3. Pisahkan pakaian berwarna putih dengan pakaian berwarna lainnya. Hal ini berguna untuk menghindari pakaian berwarna putih agar tidak terkena warna dari pakaian berwarna yang luntur. Jangan lupa untuk melihat arti label pada pakaian, apakah pakaian tersebut dapat dicuci dengan tangan atau tidak.
  4. Tuangkan detergen ke dalam wadah yang telah berisi air, lalu aduk sebentar agar deterjen dapat terlarut bersama air. Kemudian masukkan pakaian kotor secara bergantian ke dalam wadah tersebut.
  5. Diamkan rendaman kira-kira selama 15 sampai 30 menit. Saat perendaman sebaiknya jangan dilakukan terlalu lama. Setelah itu, barulah memulai mencuci.
  6. Apabila terdapat noda, cobalah hilangkan dengan menggosokkan sabun cuci langsung ke titik noda menggunakan sikat kecil di kedua sisi (sisi luar dan sisi dalam).
  7. Setelah selesai membersihkan noda, lakukanlah pembilasan. Peraslah pakaian, lalu rendam di air bersih.
  8. Setelah direndam, kemudian bilaslah pakaian. Lalu peras pakaian dengan lembut.
  9. Apabila masih terdapat buih sabun, lakukanlah perendaman dan pembilasan ulang hingga pakaian benar-benar terbebas dari buih sabun dan sisa kotoran.
  10. Setelah pakaian terlihat bersih, maka proses terakhir adalah dengan menjemurnya. Pakaian jangan dijemur terlalu lama, lalu bolak-baliklah pakaian agar keringnya merata. Bila sudah terasa kering, segeralah diangkat. Hal ini untuk menghindari pudarnya warna pakaian.

Terinspirasi dari: http://perawatanrtdonto.blogspot.com/2013/10/cara-mencuci-pakaian-dengan-tangan.html

Monday, July 14, 2014

Karpet merupakan salah satu perlengkapan rumah tangga yang mudah sekali kotor karena seringnya diinjak. Dan anehnya, seringkali para ibu rumah tangga jarang sekali untuk mencucinya. Yang paling sering dilakukan hanyalah menyedot debunya saja secara berkala.

Dalam mencuci karpet, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu secara manual dan menggunakan mesin cuci. Cara manual yaitu dengan cara menyemprot dan menyikatnya menggunakan tangan. Cara kedua yaitu dengan menggunakan bantuan mesin cuci. Untuk menentukan cara yang mana yang sebaiknya Anda pilih yaitu tergantung dari bentuk, ukuran luas bidang karpet dan beratnya. Jangan lupa perhatikan pula kekuatan konstruksi anyaman serat benangnya, terutama dibagian pinggir karpet (yang biasanya berbentuk jurai-jurai serat benang). Hati-hati jika karpet telah rapuh, baik sebagian apalagi keseluruhannya. Khusus untuk karpet yang rapuh, sebaiknya jangan mengambil resiko, segera beritahukan atau dikembalikan kepada pemiliknya, sebelum dicuci.

Mencuci karpet
Cara Mencuci Karpet Secara Manual :

  1. Langkah pertama yaitu gelar karpet di lantai. Lalu sedot atau hilangkan debu-debu yang ada dengan menggunakan mesin vacuum cleaner. Sebaiknya gunakan mesin vacuum cleaner jenis wet & dry, sehingga dapat digunakan untuk menyedot debu dan sekaligus bisa digunakan juga untuk menyedot air.
  2. Setelah debu-debu tersebut hilang, bentangkan karpet dengan cara digantung di tempat jemuran yang terbuat dari bambu atau pipa besi dengan diberi penyangga yang cukup kuat. Atau boleh juga dengan cara tetap digelar di lantai.
  3. Semprot karpet dengan air dingin. Akan lebih baik jika menggunakan alat penyemprot yang memiliki tekanan, seperti yang biasa dipakai untuk mencuci mobil atau motor, agar kotoran dan debu-debu tersebut dapat lebih maksimal dikeluarkan.
  4. Selanjutnya gunakan sabun atau deterjen yang biasa dipakai untuk mencuci pakaian. Tidak ada salahnya juga apabila Anda menginginkan menggunakan shampoo karpet. 
  5. Sikat dengan tangan atau gunakan sikat yang bertangkai dengan lembut pada bagian karpet yang kotor. Jangan menyikat terlalu keras supaya bulunya tidak rontok.
  6. Setelah bersih, lakukan pembilasan dengan semprotan yang tidak keras (lembut), dan biarkan air membawa semua kotoran dari karpet. Ulangi pembilasan ini hingga karpet bersih dari sabun dan kotoran-kotorannya.
  7. Beri pelembut (softener) dengan cara dilarutkan dengan air dingin secukupnya. Gunakanlah sesuai dengan kebutuhan.
  8. Gantungkan karpet di tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari agar bulu karpet tidak kasar dan di tempat yang cukup angin agar lebih cepat mengering. Perhatikan juga sirkulasi udara di tempat tersebut supaya karpet tidak bau.
  9. Setelah karpet kering, taburilah dengan baking soda atau soda kue (untuk menghilangkan bau sekaligus menyerap lembab). Biarkan beberapa saat, kemudian bersihkan baking soda tersebut dengan mesin vacuum cleaner hingga bersih.
  10. Bangunkan kembali bulu-bulunya (jika dianggap perlu) dengan cara menyikat-nyikatnya dengan sikat tangan plastik dengan lembut.
  11. Gulung atau lipat karpet sesuai standar yang telah ditetapkan, kemudian masukkan kedalam kantong plastik pembungkus agar tidak kotor terkena debu. Semprotkan parfum (jika perlu) sebelum plastik pembungkusnya ditutup.

Cara Mencuci Karpet Dengan Mesin Cuci Khusus :

  1. Pertama-tama gelar karpet di lantai. Lalu sedot atau hilangkan debu-debu tersebut dengan menggunakan mesin vacuum cleaner.
  2. Masukkan karpet kedalam mesin cuci, dan lakukan proses pencucian biasa dan dengan jenis chemical yang sama seperti mencuci pakaian yang berwarna terang. Jangan lupa diberi pelembut (softener) secukupnya sebelum diperas. Persingkat waktu pemerasan akhir (final extract).
  3. Keluarkan karpet dari mesin cuci, dan keringkan di tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari agar bulu karpet tidak kasar dan di tempat yang cukup angin agar lebih cepat mengering. Perhatikan juga sirkulasi udara di tempat tersebut supaya karpet tidak bau.
  4. Setelah karpet kering, taburilah dengan baking soda atau soda kue (untuk menghilangkan bau sekaligus menyerap lembab). Biarkan beberapa saat kemudian bersihkan baking soda tadi dengan cara disedot mesin vacuum cleaner sampai bersih.
  5. Bangunkan kembali bulu-bulunya (jika dianggap perlu) dengan cara menyikat-nyikatnya dengan sikat tangan plastik dengan lembut.
  6. Gulung atau lipat karpet sesuai standar yang telah ditetapkan. Lalu masukkan ke dalam kantong plastik pembungkus agar tidak kotor terkena debu. Semprotkan parfum (jika perlu) sebelum plastik pembungkusnya ditutup.

Demikianlah tips dan trik dalam mencuci karpet. Semoga berhasil! :))

Terinspirasi dari: mesinlaundry.com
Boneka atau benda apapun yang mulai terlihat kotor sebaiknya harus segera dicuci. Karena biasanya anak-anak (terutama perempuan) seringkali menggunakan boneka ini untuk sekedar dimainkan bersama teman-temannya. Hal yang dikhawatirkan adalah boneka yang kotor tersebut menyimpan banyak sekali kuman yang dapat mengganggu kesehatan si anak, sehingga boneka tersebut perlu untuk dicuci.

Boneka yang kotor tersebut dapat dicuci dengan menggunakan mesin cuci atau tangan, layaknya dalam mencuci pakaian. Perlu diperhatikan, sebaiknya kita melihat label terlebih dahulu yang ada pada boneka, apakah boneka tersebut dapat dicuci dengan mesin cuci atau hanya dengan tangan biasa.



Persiapan:

Sebelum memulai mencuci boneka, Anda perlu mempersiapkan kantung laundry (laundry bag) atau sarung bantal putih polos.

Proses:

  1. Masukkan boneka ke dalam kantung laundry atau sarung bantal. Ikat kantung laundry atau bantal tersebut dengan rapat agar boneka tidak keluar dari kantung. Kantung ini digunakan agar boneka tidak rusak dan bulu boneka tidak rontok kemana-mana pada saat proses laundry dilakukan. 
  2. Masukan kantung laundry atau bantal yg telah berisi boneka ke dalam mesin cuci, lalu atur kecepatan mesin cuci ke speed yg paling slow (pelan) kemudian masukkan deterjen. Takaran deterjen untuk mencuci boneka tidaklah sebanyak takaran deterjen untuk mencuci pakaian biasa. Kira-kira hanya membutuhkan seperempat takaran saja.
  3. Bilas boneka yg telah dicuci dengan air bersih, dan pada saat membilas tidak perlu menambah softener/pelembut dengan harapan dapat membuat boneka menjadi lembut. Menurut pengalaman, penggunaan softener dapat merusak boneka dan membuat warnanya menjadi luntur, jadi cukup dengan air bersih saja.
  4. Setelah pembilasan, peras boneka dengan cara ditekan-tekan dengan tangan atau diinjak-injak untuk mengeluarkan sisa airnya.
  5. Keringkan boneka yg baru dicuci dengan cara diangin-angini atau jemur ditempat yg teduh. Bila anda ingin mengeringkan boneka dengan mesin pengering, gunakanlah low heat mode/tidak terlalu panas.
  6. Setelah kering, rapikan kembali bulu-bulunya dengan jari tangan. Jangan menggunakan brush atau sisir binatang yg dapat merusak boneka. Menggunakan sisir datar (sisir laki) boleh, asal menyisirnya tidak terlalu kencang dan hati-hati.
  7. Finishing: Sebelum dipacking kedalam plastik, pastikan apakah boneka benar-benar kering untuk menghindari bau lembab atau jamur. Semprotkan parfum laundry untuk membuat boneka lebih segar dan wangi.


Demikianlah tips dan trik dalam mencuci boneka yang bisa saya sampaikan. Yuk, semangat untuk mencuci! :))

Terinspirasi dari: laundryklinik

Thursday, July 10, 2014

Pakaian adalah sesuatu yang harus kita kenakan untuk melindungi dan menutupi tubuh kita. Pakaian yang kita punyai pun tersebut jangan lupa untuk diperlakukan dengan sangat baik. Karena apabila tidak, maka bisa-bisa pakaian tersebut menimbulkan beberapa tanda-tanda yang menjadi tak layak untuk dikenakan. Banyak faktor yang mempengaruhi kelayakan pakaian kita. Salah satunya yaitu pada saat kita mencuci pakaian. Kali ini saya akan berbagi tips dan trik dalam mencuci pakaian, yaitu:

Tips yang pertama: Agar Baju Tetap Cemerlang 
Supaya baju tetap cemerlang, kita harus memperhatikan cara-cara yang kita gunakan dalam mencuci. Tipsnya yaitu: Sediakan air secukupnya, lalu masukkan deterjen kira-kira satu sendok, kemudian aduk rata. Setelah itu tuangkan pembersih porselen cair, kira-kira sepertiga gelas, kemudian rendam baju atau kemeja beberapa menit, lalu bilaslah sampai bersih. Dan sekarang coba lihat baju atau kemeja putih Anda yang sekarang telah kembali cemerlang.

Tips yang kedua : Agar Pakaian Tidak Kusut 
Supaya pakaian tidak kusut, untuk mengatasi hal itu cobalah tips berikut ini. Caranya, setelah pakaian disetrika, selipkan 1-2 helai Koran di dalamnya, lalu lipat dan susun rapi dalam koper. Anda pasti terkejut melihat kemeja, blus, rok atau pantaloon anda tetap licin. Tak repot untuk setrika ulang, kan?

Tips yang ketiga: Agar Pakaian Dalam Tetap Bersih 
Bila anda sedang datang bulan atau mengalami keputihan, tak perlu cemas mengenai kebersihannya. Ikutilah tip berikut ini: cucilah celana dalam anda hingga noda haid bersih. Setelah itu ambilah sabn mandi, gosokkan di celana sampai berbusa. Selanjutnya, sediakan tempat untuk merendam celana kotor tersebut. Kemudian, panaskan air setengah mendidih kira-kira 1-1,5 liter dan siramkan ke celana itu satu hari satu malam, tanpa dikucek dan langsung dibilas. Niscaya pakaian anda akan tetap bersih dan harum, tanpa meninggalkan bau amis. 

Tips yang keempat: Menghilangkan Luntur di Pakaian 
Jika pakaian Anda luntur akibat warna pakaian lain yang Anda cuci. Jangan khawatir. Rendamlah pakaian tersebut selama sekitar 30 menit dalam larutan asam cuka yang telah dicampur dengan deterjen. Dengan cara itu, niscaya pakaian anda yang terkena luntur akan bersih kembali.

Tips yang kelima : Membersihkan Noda Tinta dengan Sabun Colek 
Sabun colek bukan sekedar pembersih perabotan dapur dan pakaian, tetapi sabun colek bisa digunakan untuk menghilangkan noda tinta di baju atau celana. Caranya, rendam pakaian yang terkena noda tinta selama 15 menit dengan air biasa. Setelah itu, ambil sabun colek dan oleskan pada pakaian yang terkena noda tinta, lalu kucek sampai noda tinta hilang. Nah, lalu pakaian Anda akan bersih seperti semula tanpa menimbulkan bekas atau kerusakan. Mudah, kan?

Tips yang keenam: Menghilangkan Noda Minyak pada Pakaian 
Noda minyak pada pakaian terkadang sulit dihilangkan. Jika anda mengalami hal yang serupa, jangan khawatir. Segeralah ikuti resep berikut ini: Taburkan bedak pada pakaian yang terkena noda, kucek-kucek seperti mengucek pakaian saat mencuci, setelah itu cuci seperti biasa menggunakan sabun. Niscaya noda minyak pada pakaian anda akan hilang.

Demikianlah tulisan singkat yang dapat saya bagikan. Semoga tulisan ini dapat membuat Anda menjadi lebih cerdas dalam mencuci. :)

Terinspirasi dari: laundryklinik
Blog Tentang Laundry.
 
© 2012. Design by Main-Blogger - Blogger Template and Blogging Stuff